Klub Ligue 1, Lille, akan menempuh jalur hukum terhadap beberapa suporter mereka setelah insiden ujaran kebencian dan hinaan rasis di tribun penonton tim tamu selama pertandingan mereka di Red Star Belgrade dan Strasbourg pekan lalu, ungkap klub Prancis tersebut pada hari Senin.
“LOSC mengutuk keras perilaku tidak pantas yang terlihat, serta komentar kebencian dan hinaan rasis yang dilontarkan oleh beberapa individu di tribun penonton tim tamu selama perjalanan ke Belgrade dan Strasbourg Kamis dan Minggu lalu,” demikian pernyataan klub tersebut.
“Perilaku seperti itu tidak pantas dan sepenuhnya bertentangan dengan nilai-nilai yang secara konsisten dijunjung tinggi dan dipromosikan oleh klub.”
Pernyataan tersebut muncul setelah beredarnya testimoni dan rekaman video di media sosial yang menunjukkan beberapa suporter Lille meneriakkan ucapan rasis dalam kekalahan 2-0 dari Strasbourg di Ligue 1 pada hari Minggu.
Lille kalah 1-0 dari Red Star di Liga Europa.
“Langkah-langkah konkret telah diambil pagi ini. Prosedur untuk mengidentifikasi individu-individu yang terlibat saat ini sedang berjalan, dengan tujuan untuk mengajukan beberapa pengaduan kepada pihak kepolisian,” tambah klub tersebut.
“LOSC bermaksud untuk mengambil tindakan hukum terhadap mereka dan meminta sanksi yang sesuai.”